kbnu

Respon Instruksi PBNU, Musyawarah KBNU Lampung Sepakati 4 Point

BANDAR LAMPUNG- Pasca Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengeluarkan instruksi terkait dengan penolakan penerapan Full Day School (FDS), NU Lampung merespon dengan mengadakan musyawarah dan diskusi bersama Keluarga Besar Nahdlatul Ulama (KBNU) di Pondok Pesantren Al Hikmah Bandar Lampung, Rabu (9/8/17).

Diskusi diikuti oleh jajaran tanfidzyah PWNU, juga pengurus lembaga dan badan otonom dibawah naungan NU. Hadir Ketua PWNU Lampung KH.Sholeh Bajuri, Sekretaris PWNU Aryanto Munawar, dan juga Pengasuh Pondok Pesantren Al Hikmah KH.Basyarudin Maisir.

Dalam musyawarah tersebut,  Wakil Sekretaris PWNU Ichwan Adji Wibowo yang ditunjuk sebagai koordinator pelaksana instruksi PBNU, mengatakan, Permendikbud 23 Tahun 2017 sangat berpotensi mematikan layanan pendidikan keagamaan berbasis masyarakat yang telah hadir sebelum Indonesia ini lahir, seperti Madrasah Diniyah, Pondok Pesantren, Pendidikan Alquran, dan lain-lainnya.

Sementara itu, Ketua PWNU KH.Sholeh Bajuri menyatakan, apabila pemerintah resmi menerapkan kebijakan FDS tersebut, maka pemerintah dianggap telah menghilangkan jasa ulama terdahulu yang telah ikut berperan dalam mendirikan bangsa Indonesia.

Setelah melakukan diskusi dan musyawarah, maka KBNU Lampung menyepakati beberapa hal terkait dengan instruksi PBNU. Setidaknya ada 4 poin utama yang disimpulkan dalam musyawarah tersebut.

Keempat point tersebut diantaranya;  pertama, forum sepakat instruksi PBNU tentang FDS harus ditaati, diikuti dan dilaksanakan oleh seluruh pengurus NU di semua level, termasuk lembaga dan Badan otonom.

Kedua, forum bersepakat bahwa NU Lampung akan melakukan ikhtiar untuk ikut memperjuangkan penolakan kebijakan FDS melalui berbagai upaya. Jika upaya aksi dilakukan tetap menjadi aksi damai, menggunakan etika NU, dan berakhlakul karimah. PWNU Lampung menjadi penanggungjawab seluruh ikhtiar yang dilakukan.

Ketiga,  Upaya spiritual keagamaan (dzikir, wirid, yasinan dan doa bersama) agar terus dilakukan warga nahdliyin.

Keempat, Forum bersepakat membentuk tim yang diberikan amanah untuk mengkoordinasikan seluruh langkah yang akan ditempuh NU Lampung, dalam rangka menindaklanjuti instruksi PBNU. (Sunarto)

Beritahu temanmu dengan membagikannyaShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInShare on TumblrShare on VKShare on YummlyShare on StumbleUponShare on RedditPin on PinterestEmail this to someoneDigg this